Archive

Archive for the ‘Rohani’ Category

Lirik JejakMu Tuhan – Angel Karamoy

May 6, 2008 2 comments

Liriknya Angel Karamoy – JejakMu Tuhan.
Ini udah aku cari-cari di internet gak ada. Akhirnya request sendiri di radio n hapalin teksnya…huahahhahah…

JejakMu Tuhan

Sering ku tak mengerti
Jalan-jalanMu Tuhan
Bagai di belantara yang kelam

Tanpa seribu tanya
Namun tetap percaya
JejakMu Tuhan sungguh sempurna

Ajarku memahami semua yang Kau ingini
Agar hidupku puaskan hatiMu
BagiMu aku rela
Sepenuh hati menghamba
Serahkan diri genapi karyaMu

Akhir-akhir ini lg suka dengerin ne lagu…pokoe buaguzz powlll… ^o^ Dengerin aja…

Lirik Angel Karamoy & Toby Mac “Made To Love”

March 6, 2008 Leave a comment

Kemarin aku baru dengerin radio channel TOC, trz denger lagu bagus….. ehhhhh….. ternyata lagunya Angel Karamoy… judulnya Jejak Tuhan.. aduh lagunya kueren banget… ternyata suaranya Angel boleh jg…. apalagi lagunya jg emang bagus, gak taw ciptaan sapa… Kira-kira reff nya gini :

Ajarku memahami… semua yang kau ingini…

Agar hidupku puaskan hatiMu…

BagiMu aku rela… sepenuh hati menghamba…

Serahkan diri genapi karyaMu…

Waahhhhh….kuerenn….hrz pny mp3 nya neee….. mo masang nsp nya juga tp nunggu nsp letto abiz dulu….hehheehe…

Trz ama lagunya Toby Mac judulnya “Made To Love”…ngerapp gitu…tp enak bgt di telinga…

Liriknya Toby Mac “Made To Love” :

The dream is fading now I’m staring at the door
I know it’s over cause my feet have hit the cold floor
Check my reflection
I ain’t feeling what I see
There’s no mystery
Whatever happened to a passion I could live for
What became of the flame that made me feel more
And when did I forget

That I was made to love you
I was made to find you
I was made just for you
Made to adore you
I was made to love
And be loved by you
You were here before me
You were waiting on me
And you said you’d keep me
Never would you leave me
I was made to love
And be loved by you

The dreams alive with my eyes open wide
Back here to win
You’ve got me swinging for the grand prize
I feel the haters spitting vapors on my dreams
But I still believe
I’m reaching out, reaching up, reaching over
I feel the breeze cover me cause you over
And daddy, I’m on my way

I was made to love you
I was made to find you
I was made just for you
Made to adore you
I was made to love
And be loved by you
You were here before me
You were waiting on me
And you said you’d keep me
Never would you leave me
I was made to love
And be loved by you

I was made to love you
I was made just for you
Made to adore you
I was made to love
And be loved by you
And be loved by you
You were here before me
You were waiting on me
And you said you’d keep me
Never would you leave me
I was made to love
And be loved by you
I’m loved by you

Anything, I would give up for you
Everything, I give it all away
Anything, I would give up for you
Everything, I give it all away
Anything, I would give up for you
Everything, I give it, I give all away
Oh, yeah
Cause I was made to love you
I was made to love you
Yeah, I was made to love you
I was made to find you
I was made to love you
I was made to adore
Made just for you
I was made to love you
I was made to adore
Made just for you
I was made to love you (2x)
Made just for you
I was made to love you
I was made to adore you
Yeah, I’m loved by you
Yeah, I’m loved by you
Yeah, I’m loved by you

Categories: Lirik, Rohani

Departemen Paling Sepi di Surga

March 6, 2008 1 comment

Saya bermimpi suatu kali saya pergi ke Surga dan seorang malaikat menemuiku dan menunjukkan keadaan di Surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat.

Malaikat yang mengantar saya berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata,”Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima.” Saya melihat-lihat sekeliling tempat ini dan saya dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian saya dan malaikat saya berjalan lahi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami di ruang kerja kedua. Malaikat saya berkata,”Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintannya.” Saya perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai di ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan saya, hanya ada satu malaikat yang duduk di sana, hampir tidak melakukan apapun. “Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih,”, kata malaikat saya pelan-pelan. Dia tamapak malu.

“Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan di sini?”, tanya saya.
“Menyedihkan.”, Malaikat saya menghela napas.

“Setelah manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih.”
“Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas rahmat Tuhan?”, tanya saya.
“Sederhana sekali”, jawab malaikat. “Cukup berkata : Terima kasih, Tuhan. Dan berbuatlah kebajikan bagi sesamamu serta jauhilah kejahatan.”
“Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri”, tanya saya lagi.

Malaikat saya menjawab,”Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.”

“Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada di antara 8% kesejahteraan dunia.”

“Dan jika engkau mendapatkan pesan ini, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu. Juga… Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan…engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.”

“Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan atau kelaparan yang amat sangat… Maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia.”

“Jika orang tuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan…maka engkau termasuk oarang yang sangat jarang.”

“Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang yang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.”

“Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima rahmat ganda yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya dan bahwa engkau lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali.”

Nikmatilah hari-harimu…
Hitunglah rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu. Kemudian jangan biarkan Departemen Terima Kasih kosong tanpa pekerjaan…

***

Artikel ini buat merasa untuk selalu berterima kasih padaNya.
Yah…banyak sekali kebaikan dan kemurahan yang telah Dia berikan bagi kita semua, bahkan sekecil apapun dan kita tidak menyadarinya. Pengalaman saya sendiri dulu pernah sewaktu sedang memotong buah-buahan di kosan teman (keperluan kuliah), karena sudah malam saya mungkin agak terburu-buru. Saya hampir melukai jari telunjuk kiri saya sendiri. Tapi untunglah Tuhan baik dan tidak membiarkan jari saya terluka. Nyaris sekali, bila kurang sedetik saya menarik jari saya, entah gimana bentuk jari telunjuk kiri saya sekarang, pasti ada bekas luka. Apalagi itu sedang di kosan teman… Thanks God for everything…

Categories: Artikel, Rohani
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.